Menelusuri Lorong Waktu di Kampung Naga, Tasikmalaya

Kampung Naga yang terletak di Desa Neglasari, Kecamatan Salawu, Tasikmalaya adalah sebuah kampung adat Sunda yang memegang teguh tradisi nenek moyangnya. Tidak jelas dari mana asal nama Kampung Naga, yang jelas tidak ada naga di kampung ini. Warga Kampung Naga menyebut sejarah kampungnya dengan Pareum Obor. Dalam bahasa Indonesia, pareum berarti gelap sedangkan obor adalah obor atau penerangan. Pareum Obor berarti matinya penerangan, seperti sejarah Kampung Naga yang tidak diketahui karena dokumen lama mengenai kampung ini terbakar dalam tragedi pembakaran kampung yang dilakukan organisasi DI/TII.

KNaga5

Tugu Kujang Pusaka di Kampung Naga, Tasikmalaya.

Perjalanan kami ke Kampung Naga dimulai dari kota Garut, sekitar 26 km dari jalan raya Garut-Tasikmalaya. Lokasi tepatnya di sini. Memasuki kawasan Kampung Naga, kita bisa melihat bangunan rumah yang ada di kampung ini hampir mirip dan semuanya terbuat dari material kayu dan bambu.

Kami disambut oleh salah satu warga Kampung Naga yang menjadi guide kami untuk berkeliling kampung. Menurut Ujang, guide kami, Kampung Naga mulai dibuka untuk kunjungan wisatawan pada tahun 1990-an. Sentuhan pembangunan terlihat pada irigasi yang ada di sungai Ciwulan dan tangga dari semen dan batu kali yang disebut sengked.

KNaga4

Sengked atau tangga dari batu kali dan semen menuju Kampung Naga. 

Sengked yang memiliki kemiringan 45 derajat ini jumlahnya kalau saya tidak salah menghitung ada 133 undakan sepanjang 500 meter. Dari atas tangga ini kita bisa melihat persawahan yang dikelola secara tradisional dan rumah-rumah penduduk yang terbuat dari kayu, bambu, dan beratapkan ijuk.

KNaga1

Panen padi di Kampung Naga, Tasikmalaya.

Setelah menuruni tangga, pengunjung harus melewati jalan setapak yang berada di tepi sawah dan empang menuju kampung adat. Di kampung adat ini tidak ada listrik. Kegiatan memasak dan penerangan masih menggunakan peralatan tradisional. Menyusuri kampung adat ini seolah kita masuk ke dalam lorong waktu karena tidak akan kita temui peralatan atau teknologi modern di sana.

Kami diajak masuk ke salah satu rumah penduduk. Di dalam rumah tidak ada perabotan, tamu akan duduk di atas lantai beralas tikar. Setelah beramah-tamah sebentar dengan pemilik rumah, kami melanjutkan kegiatan berkeliling kampung. Di salah satu sudut kampung terdapat ibu-ibu yang menjual hasil kerajinan sebagai cendera mata (souvenir), seperti kalung, gelang, tas dari anyaman, dan kerajinan dari bambu.

KNaga2

Berbagai kerajinan yang dijual sebagai souvenir di Kampung Naga.

Penduduk Kampung Naga mengandalkan bertani dan beternak sebagai mata pencaharian utama. Kandang hewan ternak terletak di dalam gubuk-gubuk yang dibangun di dekat sawah. Mereka juga memelihara ikan di empang.

KNaga3

Sungai Ciwulan yang mengairi persawahan di Kampung Naga.

Setelah berkeliling sekitar satu jam, tour kami berakhir. Kami beristirahat sebentar, menikmati air kelapa muda untuk menghilangkan dahaga, sebelum kembali ke Jakarta. Kampung Naga yang unik dan indah, izinkan kami untuk kembali lagi suatu saat nanti.

KNaga6

Gubuk penyimpan kayu bakar di tepi empang di Kampung Naga.

 

Advertisements

Misteri di Pulau Onrust

Bagian II dari 3 tulisan

Pulau Onrust adalah pulau terbesar di antara ketiga pulau yang kami kunjungi. Pulau ini tidak memiliki pasir yang indah seperti di Pulau Kelor. Kita akan melihat beton-beton pemecah ombak di pantai pulau ini. Ketika perahu kami merapat ke dermaga, sampah-sampah terapung mengotori air laut di dermaga. Semoga saja pengelolaan sampah di pulau ini diperbaiki seiring dengan rencana pengembangan pulau ini..

Teduh, itulah kesan pertama kami ketika menyusuri Pulau Onrust. Di pulau ini terdapat banyak pohon besar, seperti pohon beringin, pohon cemara, hingga pohon saga. Di pulau ini kita bisa melihat reruntuhan bangunan yang dahulu difungsikan sebagai tempat cuci umum para jemaah haji. Ada juga sumur penampungan air, penjara, makam Belanda, dan makam pribumi.

Continue reading →

Review Inacraft 2016: From Small Village to Global Market

Event tahunan Inacraft 2016 mengusung tema The Splendour of Minangkabau, From Small Village to Global Market. Kali ini BNI sebagai penyelenggara membawa Sumatera Barat sebagai ikon gelaran ini. Ada 32 mitra binaan BNI dari berbagai Kampoeng BNI di seluruh Indonesia yang diikutsertakan dalam Inacraft 2016 yang berlangsung 20-24 April 2016 di Jakarta Convention Centre (JCC), Senayan, Jakarta. Mitra-mitra binaan tersebut antara lain, Kampoeng BNI Batik Tulis Lasem, Kampoeng BNI Tenun Sumatera Selatan, Kampoeng BNI Tenun Silungkang, Kampoeng BNI Tenun Pandai Sikek, dll.

Sebenarnya saya berniat mengunjungi Inacraft pada hari pembukaan event ini, yakni pada 20 April 2016. Akan tetapi karena saya pikir hari pertama akan ramai, apalagi pembukaan dilakukan oleh Wakil Presiden RI Bapak Jusuf Kalla, kemungkinan penjagaannya bakal ketat. Akhirnya baru pada hari kedua kemarin saya bisa berkeliling Inacraft 2016.

Continue reading →

Kedamaian Situ Gunung dan Curug Sawer

Situ Gunung? Rasa penasaran muncul ketika saya mencari informasi di Google mengenai Situ Gunung, sebuah danau (situ) yang ikonik di Sukabumi. Beberapa foto yang dimunculkan mesin pencari menunjukkan danau ini sangat istimewa, khususnya di kalangan pecinta fotografi.

Makanya, ketika ada tawaran dari salah satu travel untuk mengikuti wisata ke Situ Gunung dan Curug Sawer, saya tertarik ikut serta. Jumat malam, kami berkumpul di salah satu mal di Slipi, Jakarta. Satu mobil ELF terisi penuh oleh peserta dan berangkat sekira jam 20.00 WIB.

Continue reading →

Ekspedisi Maritim GMT 2016 ke Belitung

Pada 8-10 Maret lalu saya mengikuti Ekspedisi Maritim Gerhana Matahari Total 2016 yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Maritim dan Sumber Daya Republik Indonesia. Event ini diikuti oleh 1.100 pelajar, mahasiswa, dan mitra maritim termasuk beberapa instansi lain, seperti BMKG, LAPAN, dan Bosscha. Ekspedisi ini memiliki misi edukasi selain untuk memperkenalkan kekayaan maritim dan pariwisata Indonesia.

image

Selasa, 8 Maret 2016 pukul 07.00 WIB kami sudah berkumpul di Terminal Nusantara, Pelabuhan Tanjung Priok. Dalam ekspedisi ini, kami menggunakan KM Kelud, kapal milik PT Pelni yang berkapasitas 2.000 penumpang, menuju Pelabuhan Tanjung Batu di Belitung.

Continue reading →

9 Situs yang Membantu Merencanakan Perjalanan

Sebelum liburan atau cuti, biasanya kita perlu mempersiapkan beberapa hal jauh-jauh hari. Misalnya, soal tiket transportasi pulang-pergi, pemesanan hostel atau hotel dan lain-lain. Jika destinasi liburan sudah ditentukan atau bahkan itinerary-nya sudah ada, akan lebih mudah menetapkan moda transportasi apa yang akan digunakan dan di mana kita akan menginap.

Berikut ini ada 9 situs yang bisa membantu Anda merencanakan liburan sesuai budget dan kebutuhan.

1. Utiket.com
Situs http://www.utiket.com ini membantu kita mencari tiket kereta api dan pesawat yang termurah dari berbagai maskapai penerbangan, baik penerbangan langsung (direct flight) maupun yang menggunakan transit.

Tinggal masukkan kota keberangkatan dan kota tujuan serta pada bulan apa kita ingin melakukan perjalanan. Misalnya, dari Jakarta ke Malang pada Februari 2016. Setelah itu klik search, nanti akan muncul semacam grafik yang menunjukkan pada tanggal mana saja harga tiket termurah tersedia. Pilih grafik yang pendek dan ada tanda bintangnya, itulah tanggal tiket yang termurah pada bulan tersebut. Setelah diklik akan muncul nama kereta atau maskapai penerbangan mana saja yang menawarkan tiket murah tersebut.

image

Pencarian di Utiket.com

2. Tiket.com
Sebagaimana utiket, situs http://www.tiket.com juga memiliki fitur pencarian tiket KA, pesawat, hotel, hingga tiket event semacam konser musik dan sewa mobil. Akan tetapi, ada biaya pemesanan yang ditetapkan kepada pengguna situs ini. Metode pembayaran yang disediakan cukup beragam, antara lain melalui transfer ATM dan kartu kredit. Beberapa kali saya menggunakan situs ini untuk memesan tiket KA dan pesawat, cukup mudah dan praktis.

image

Situs Tiket.com

3. Kereta-api.co.id
PT Kereta Api Indonesia juga memiliki channel pemesanan tiket online di https://tiket.kereta-api.co.id

Tinggal masukkan stasiun awal dan stasiun tujuan, tanggal perjalanan, maupun jumlah penumpang lalu klik pencarian. Situs akan menampilkan berapa harga tiket dan jumlah kursi yang tersedia di kereta ekonomi, bisnis, maupun eksekutif. Pemesanan tiket bisa dilakukan 90 hari atau 3 bulan sebelumnya. Pemesanan melalui channel ini mendapatkankan diskon Rp 7.500-Rp 15.000 lho. Namun, untuk long weekend atau menjelang hari raya, biasanya lebih sulit mendapatkan tiket meski melakukan pemesanan 3 bulan sebelumnya. Jadi siapa cepat, dialah yang dapat.

4. Traveloka.com
Satu lagi situs pemesanan tiket pesawat dan hotel yang iklannya gencar kita lihat di televisi adalah http://www.traveloka.com. Menurut situs ini, biaya pemesanan yang dikenakan kepada pengguna sudah all in alias tidak ada tambahan biaya lagi. Beberapa kali saya memesan tiket pesawat dengan situs ini dan mendapatkan harga yang murah.

image

Situs Traveloka.com

5. Pegipegi.com
Di situs http://www.pegipegi.com kita bisa mencari hotel dan tiket pesawat. Menurut pengalaman, situs ini menghasilkan pencarian hotel budget yang paling murah dibandingkan dengan situs lainnya. Pilihannya juga banyak.

image

Pemesanan hotel dan tiket pesawat di Pegipegi.com

6. Agoda.com
Situs http://www.agoda.com menjadi banyak rujukan bagi pejalan yang ingin memesan hotel di dalam negeri maupun di luar negeri. Diskon yang ditawarkan pun cukup menarik.

image

Pemesanan hotel di Agoda.com

7. Trivago
Situs http://www.trivago.co.id digunakan untuk mencari harga kamar hotel termurah dengan membandingkan harga dari berbagai situs pemesanan kamar hotel. Tinggal masukkan nama hotel dan lokasinya, lalu lakukan pencarian. Nanti akan muncul harga kamar tersebut yang termurah, baru Anda menuju situs pemesanan yang menawarkan harga termurah.

image

Pencarian harga hotel termurah di Trivago

8. Hostels.com
Untuk perjalanan dengan budget backpacker, biasanya penginapan yang dituju adalah hostel. Untuk mencari hostel di dalam dan di luar negeri, buka saja http://www.hostels.com yang memiliki banyak pilihan hostel di seluruh dunia.

image

Pencarian hostel di http://www.hostels.com

9. Hostelbookers.com
Selanjutnya adalah http://www.hostelsbookers.com yang juga menawarkan pencarian kamar hostel di seluruh dunia. Keunggulan yang ditawarkan situs ini adalah bebas biaya pemesanan alias booking fee.

image

Pemesanan hostel di http://www.hostelbookers.com

Nah, semoga ulasan mengenai beberapa situs di atas bisa membantu Anda merencanakan liburan berikutnya. Salam!

Mencicipi Kuliner Banyumas di Umaeh Inyong

Belum lama ini di media massa ramai pembicaraan tentang mendoan, salah satu makanan khas Banyumas, yang menjadi hak merk bagi perorangan sehingga menimbulkan banyak protes. Post ini tidak akan banyak menyinggung soal mendoan, tempe yang diiris tipis lalu digoreng dengan lapisan tepung terigu yang biasanya dinikmati dengan dicocol ke sambal kecap itu.

Saya ingin bercerita tentang Umaeh Inyong, salah satu rumah makan di Purwokerto yang menyajikan masakan khas Banyumas. Umaeh Inyong atau dalam bahasa Indonesia berarti Rumah Saya, berada di Jl A Yani No 47, Purwokerto.

Bangunan restoran ini adalah rumah kuno dengan interior bergaya tempo doloe. Di halaman samping, ada vespa berwarna merah yang menghiasi salah satu sudut restoran ini. Ketika memasuki restoran ini, ternyata halaman belakangnya cukup luas dan asri. Pengunjung bisa memilih makan di area rumah atau di joglo yang ada di halaman belakang.

Menurut teman saya, Umaeh Inyong dimiliki oleh salah satu artis terkenal jaman dulu, Yati Octavia. Rumah tinggal itu diubah menjadi resto beberapa tahun yang lalu.

image

Di halaman belakang Umaeh Inyong ada joglo

image

Ada becak yang menjadi aksen di halaman belakang Umaeh Inyong

Siang itu udara cukup panas tetapi di halaman belakang Umaeh Inyong angin bertiup sepoi-sepoi bikin ngantuk. Saya memesan nasi rames Banyumasan dan es cincau, sedangkan teman saya memesan oseng dage lombok ijo.

image

Nasi rames Banyumas ala Umaeh Inyong

Nasi rames Banyumasan ini cukup lengkap, ada nasi putih, serundeng, telur rebus, suwiran daging ayam, mie goreng, kering kentang, dan potongan timun. Es cincaunya berisi cincau hijau dengan santan dan gula merah yang dimasak dengan daun pandan. Oseng dage lombok ijo terbuat dari tempe gembus yang ditumis dengan bumbu kecap dan cabai hijau besar, rasanya cukup pedas dan khas. Menu lain yang tersedia di resto ini tentu saja ada mendoan, sega bandem, pepes bandeng, dan lain-lain. Harga makanan dan minuman mulai Rp 4.000- Rp 160 ribu untuk paket.

image

Es cincau dengan santan dan gula merah

Di rumah makan ini juga dijual oleh-oleh Banyumas seperti soklat (cokelat) khas Banyumas, sayangnya saya belum sempat mencicipi. Ada juga batik dengan motif Banyumasan.

image

Batik dengan motif Banyumasan di Omaeh Inyong

Menurut informasi, resto ini juga menawarkan kelas membuat cokelat ala Banyumas untuk anak-anak pada hari tertentu. Sekian dulu laporan saya tentang Umaeh Inyong. Kalau suatu saat Anda berkunjung ke Purwokerto, Jawa Tengah, mungkin Anda bisa mampir ke Umaeh Inyong :mrgreen: