Bakti Sosial Sekolah Putra Pertiwi

Sekira akhir November lalu saya dikontak teman lama, Mominya Kheina. Singkat cerita, sekolahnya Kheina akan mengadakan Bakti Sosial dalam rangka Dwi Dasawarsa Sekolah Putra Pertiwi.

Dwi Dasawarsa, dua dekade. Sama seperti usia pertemanan saya dengan Mominya Kheina. Saya pun mengiyakan karena sudah cukup lama juga saya tidak terlibat dalam kegiatan semacam baksos ini.

Sekolah Putra Pertiwi yang beralamat di Pondok Cabe, Tangerang Selatan ini setiap tahun mengadakan kegiatan sosial. Namun, tahun ini tentunya lebih spesial dengan tema “Share Happiness with Love” (Shape). Ada beberapa rangkaian acara: Bakti Sosial yang diselenggarakan pada 9 Desember 2017, Bazar pada 22 Desember 2017, dan puncaknya adalah Pagelaran Drama Musikal Kolosal pada 24 Februari 2018. 

Novita Dewi, Ketua Parent Teacher Association (PTA) Sekolah Putra Pertiwi dan Ketua Panitia acara ini, mengatakan kegiatan bakti sosial kali ini mencakup penjualan paket sembako murah, penjualan barang bekas berkualitas, dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat sekitar dan karyawan di Sekolah Putra Pertiwi. 

“Paket sembako murah seharga Rp 30.000 itu isinya beras 1 kg, gula 1 kg, minyak goreng 1 liter, dan mi instan 5 bungkus. Di luar itu ada sumbangan dari orang tua murid, seperti teh, kecap dan lain-lain,” kata Vita, sapaan akrab Novita. Sebanyak 174 paket sembako disiapkan untuk masyarakat sekitar. 

PTA juga menerima sumbangan baju, sepatu, dan barang lainnya, baik baru maupun barang bekas berkualitas dari orang tua murid. Barang-barang tersebut dijual murah, mulai dari Rp 5.000 hingga Rp 30.000. Ada juga barang-barang yang dibagikan secara gratis. 

Untuk pemeriksaan kesehatan, Sekolah Putra Pertiwi bekerja sama dengan Tim medis dari SMK 118 yang memberikan layanan pemeriksaan gula darah dan kolesterol. 

Menurut Vita, kegiatan bazar pada 22 Desember mendatang akan lebih banyak difokuskan untuk orang tua murid dan guru. “Kegiatannya ada penjualan makanan dan minuman serta buku-buku,” kata Vita. 

Novyanti Elizabeth, Direktur Sekolah Putra Pertiwi, menambahkan dana yang diperoleh dari hasil kegiatan bazar dan penjualan sembako murah akan digunakan untuk mendanai Pagelaran Drama Musikal Kolosal. “Pagelaran ini melibatkan 400 siswa dan target kami nanti ada 1.500 orang yang akan menonton acara ini,” kata Novianti.

Kegiatan bakti sosial dan bazar merupakan salah satu ungkapan rasa syukur dan berbagi kasih dari Sekolah Putra Pertiwi kepada masyarakat di sekitarnya. Selain berbagi kebahagiaan, kegiatan ini juga diharapkan memberikan citra baik bagi sekolah. 

Bakti sosial, pemeriksaan kesehatan, dan bazar berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 12.00 WIB. Masyarakat yang hadir dengan antusias menuju tenda-tenda penjualan sembako murah dan bazar. Meski begitu, semuanya berjalan dengan tertib. 

Muhtarom, Wakil Ketua RT III yang mewakili masyarakat setempat, mengatakan masyarakat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Sekolah Putra Pertiwi. Dia berharap kegiatan semacam ini dapat dilanjutkan di kemudian hari dan hubungan baik antara sekolah dan masyarakat terus terjaga. (*)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s