Trip to Penang (2): Menjelajah Georgetown

Hari kedua di Penang. Saya memutuskan untuk menjelajah kota tua yang dinobatkan sebagai World Heritage City oleh UNESCO, Georgetown.

Salah satu alasan saya memilih Red Inn Court adalah lokasinya yang cukup strategis, dekat dengan beberapa spot wisata sejarah. Pagi yang cerah diawali dengan sarapan karena di hostel ini disediakan free breakfast.

Breakfast di hostel lumayan bervariasi. Selain roti dan selai yang selalu tersedia, masakan yang disajikan ada mie, roti cane dan kuah kari serta buah-buahan.

Setelah sarapan, saya mulai menyusuri daerah sekitar Jalan Masjid Kapitan Keling dan Lebuh Chulia yang merupakan kawasan Little India di Penang. Bangunan yang pertama saya lihat adalah The Arulmigu Mahamariamman Temple. Ini adalah salah satu kuil Hindu tertua di Penang, diperkirakan berdiri pada tahun 1801. Tetapi, kuil kemudian direnovasi dan baru benar-benar dianggap resmi sebagai kuil pada 1833.

Kuil Hindu Mahamariamman ini merupakan salah satu kuil tertua di Penang.

Tidak jauh dari kuil tersebut, terdapat Han Jiang Anchestral Temple. Kuil ini dibangun oleh para imigran Teochew dari Chaozhou, salah satu daerah di bagian timur Guangdong, China. Pembangunan kuil dimulai pada tahun 1867 dan selesai pada 1870. Pada awalnya kuil ini hanya disebut sebagai kuil milik perkumpulan Teochew. Pada 1935, kuil ini diubah namanya menjadi Han Jiang Ancestral Temple.

Kuil ini dibangun oleh imigran Teochew dari China
Pada kedua sisi pintu masuk kuil ini terdapat lukisan dewa-dewa.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s